Struktur utama mesin slitting biasanya terdiri dari rangka, sistem transmisi, rakitan pemotong, dan sistem kontrol tegangan. Rangka berfungsi sebagai tulang punggung seluruh mesin; biasanya dibuat dari baja-berkekuatan tinggi yang dilas untuk memastikan stabilitas dan daya tahan unit sekaligus menahan berbagai gaya yang dihasilkan selama proses pemotongan. Rol pemandu dan rol pendukung dipasang pada rangka untuk memandu bahan mentah, memastikan kelancarannya dan mencegah ketidaksejajaran atau pengeritingan. Tergantung pada material spesifik yang dipotong, rangka juga dapat dilengkapi mekanisme penyangga yang dapat disesuaikan yang dirancang untuk mengakomodasi material dengan lebar dan ketebalan yang bervariasi, sehingga meningkatkan keserbagunaan dan fleksibilitas alat berat.
Sistem transmisi merupakan komponen penting yang memungkinkan mesin penggorok melakukan pemotongan secara presisi; umumnya terdiri dari motor, peredam kecepatan, kopling, dan poros transmisi. Motor memberikan tenaga penggerak, yang kemudian diproses melalui peredam kecepatan untuk menurunkan kecepatan putaran sekaligus meningkatkan torsi, sehingga memastikan kecepatan menggorok tetap mulus dan terkendali. Rakitan pemotong dipasang di lokasi tertentu pada rangka; strukturnya biasanya dilengkapi dudukan pisau dan mekanisme pendukung yang dapat disesuaikan, memungkinkan penyesuaian fleksibel terhadap presisi pemotongan berdasarkan ketebalan material dan persyaratan pemotongan spesifik.
